Kegagalan Ginjal Pada Anak-anak

Kegagalan ginjal atau ginjal antara penyakit yang dapat terjadi pada setiap saat dengan setiap tingkat usia termasuk anak-anak berisiko untuk penyakit tersebut.

Diklasifikasikan sebagai penyakit 'diam' dan perlahan, penyakit ginjal dapat mengundang maut jika pasien tidak mendapatkan perawatan awal.


Menurut Dokter dan Nephrologi, Hospital Pakar KPJ Ampang Puteri, Dr. Philip N. Jeremiah, gagal ginjal adalah penyakit yang harus diberikan perhatian khusus karena jika tidak mendapatkan perawatan awal dapat menyebabkan pasien 'merana' seumur hidup karena terpaksa menjalani proses dialisis.

Dia mengatakan, kegagalan ginjal bukan hanya terjadi pada orang dewasa, bahkan anak-anak turut berisiko tinggi untuk mendapatkan penyakit tersebut.

"Penyakit yang tidak mengenal gender dan usia karena semua individu tidak peduli pria maupun perempuan, tua atau muda berisiko tinggi mengidap penyakit ini.

"Dengan demikian setiap individu disarankan agar menitik beratkan kesehatan diri masing-masing dengan membuat pemeriksaan secara berkala untuk mendeteksi penyakit jika ada.

"Dengan ini secara tidak langsung penyakit yang diderita akan dapat diobati dini," ujarnya ketika ditemui di kliniknya, baru-baru ini.

Menguraikan tentang penyakit tersebut dalam kalangan anak-anak, tutur Dr. Philip, menurut statistik di negara ini pada tahun 2013, sebanyak 32.000 sampai 33.000 pasien menjalani perawatan dialisis dan dari jumlah tersebut, 1.000 pasien adalah terdiri dari golongan anak-anak.

Katanya, gagal ginjal juga dapat terjadi pada bayi saat pembentukan janin dalam kandungan dan tidak ketinggalan faktor keturunan merupakan salah satu penyebab penyakit ginjal ini terjadi pada anak-anak.

Menyatakan bahwa 40 persen penyebabnya tidak diketahui, Dr. Philip menjelaskan 23 persen penghidapnya disebabkan inflamasi dalam ginjal.

"Dalam kasus ini, anak-anak juga dapat lahir dengan ginjal yang tidak normal dan tidak berupaya bekerja dengan benar.

"Ini mungkin terkait atau pun tidak terkait dengan pembatasan saluran kencing dan sebab-sebab lain yang menyebabkan penyakit ini termasuk pembalikan aliran air kencing ke dalam ginjal.

"Namun apa yang pasti, penyebab yang diketahui hanyalah disebabkan inflamasi dalam ginjal selain itu diwarisi secara turun temurun dalam kalangan anggota keluarga," ujarnya lagi.

Jadi, orangtua harus lebih prihatin dengan perkembangan serta pertumbuhan anak masing-masing selain mengambil tindakan cepat ketika mereka (anak) mengalami bengkak terutama daerah sekitar mata atau pun kaki, kencing kotor atau berdarah, dan tidak ketinggalan mengalami tekanan darah tinggi.

Ini karena apa yang disebutkan tersebut merupakan tanda-tanda awal gagal ginjal dan jika penyakit ini menjadi semakin parah, ia akan menyebabkan gagal ginjal tahap akhir yang memerlukan dialisis atau pun operasi transplantasi ginjal.

Kepada mereka yang mengidap penyakit diabetes, golongan ini juga perlulah berhati-hati karena Dr. Philip mengatakan lebih dari 10 persen pasien diabetes mungkin menderita masalah kegagalan ginjal.

Sementara itu, sempena Hari Ginjal Sedunia yang dirayakan pada setiap Kamis minggu kedua bulan Maret, Hospital Pakar KPJ Ampang Puteri tidak ketinggalan akan menyambutnya pada 19 Maret ini.

Bertempat di area permainan bangsal anak, lantai 6, orang berpeluang mendengarkan ceramah 'Penyakit Ginjal dan Anak-Anak' yang akan disampaikan oleh Ahli Ginjal, Datuk Dr. Zaki Morad.

Berbagai kegiatan untuk anak-anak juga diadakan selain saringan kesehatan secara gratis kepada masyarakat.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © Obat Penghancur Batu Ginjal
Privacy Policy | Terms Of Service | Disclaimer