Diet Tepat dan Teratur Dapat Mencegah Batu Ginjal

Diet Tepat dan Teratur Dapat Mencegah Batu Ginjal - Rasa sakit dan sengal-sengal dari perut bagian bawah ke bagian belakang pinggang mungkin pertanda Anda mengalami penyakit batu ginjal. Batu ginjal terbentuk dari kombinasi senyawa garam mineral yang terdapat dalam air kencing. Jika konsentrasi garam itu terlalu tinggi atau berlebihan, dapat berubah menjadi kristal kecil. Namun lama-kelamaan kristal tersebut dapat menjadi semakin keras dan membentuk benjolan yang disebut 'batu.'


Konsultan Urologi Pusat Medis Tropicana, Dr. Muhilan Parameswaran berkata, golongan pria berusia antara 20 sampai 45 tahun lebih berisiko untuk mengidap penyakit batu ginjal dibandingkan wanita. Katanya, faktor itu mungkin dipengaruhi diet tinggi protein yang dipraktekkan sebagian besar kaum Adam itu.

"Nutrisi yang tinggi kandungan protein terpercaya dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Pada saat sama, diet kurang serat seperti buah-buahan, sayuran dan gandum turut berkontribusi pada masalah ini, "katanya.

Menurut Muhilan, ada empat jenis batu ginjal yaitu batu kalsium, batu asam urat, batu struvite dan batu sistin. Katanya, penyakit batu ginjal yang biasa diderita orang di negara ini adalah batu ginjal asam urat dan batu ginjal kalsium yang berasal dari pembentukan garam seperti oksalat dan fosfat. Menguraikan, Muhilan mengatakan, batu ginjal dapat ditemukan di bagian atas saluran kemih meliputi ginjal dan ureter, selain dapat terbentuk di kandung kemih.

"Pasien batu ginjal akan mengeluh sakit di tempat di mana batu itu berada. Rasa sakit yang teramat sangat ini akan berlanjut untuk beberapa jam tapi jelas itu bukan akibat gerakan atau masalah otot.

Kencing berdarah


"Pasien juga mungkin mengalami gejala lain seperti demam, kencing berdarah, infeksi kuman pada saluran kencing dan lebih parah gagal ginjal," jelasnya.

Secara umum, pembentukan batu ginjal dapat dicegah melalui asupan air masak dalam jumlah yang banyak.


"Bagi individu dengan rata-rata berat 50 sampai 70 kilogram, mereka harus mengeluarkan kencing antara 2 sampai 2,5 liter per hari. Ini berarti, urin harus jernih seperti air dan tidak berbau, "jelasnya sambil mengatakan, penyakit itu juga bisa dihindari dengan tidak mengonsumsi minuman beralkohol dan bersoda karena keduanya mengandung asam fosfat yang mempengaruhi pembentukan batu ginjal.

Bertutur lanjut, Muhilan menjelaskan, perubahan dalam diet dengan diet rendah protein diperlukan untuk mencegah pembentukan batu ginjal. Katanya, pasien batu ginjal jenis oksalat disarankan untuk menghindari makanan seperti tomat, kentang, ubi jalar, bendi, bayam, daging kambing, cokelat, kacang-kacangan, tempe dan tahu.

Minum jus lemon


"Makanan tersebut kaya dengan oksalat dan konsumsinya hanya akan membahayakan kondisi. Pasien sebaliknya dianjurkan meminum campuran air masak dengan perahan jus lemon karena bermanfaat untuk mencegah pembentukan batu ginjal.

"Bagi pasien dengan batu ginjal jenis fosfat, mereka dianjurkan banyak minum jus cranberry. Ini karena, urin pasien memiliki pH yang tinggi (basa), sehingga minuman tersebut dapat menetralisir air kencing dengan meningkatkan tingkat keasaman urin, "jelasnya.

Bagi penderita batu ginjal jenis asam urat, Muhilan mengatakan, mereka tidak bisa mengambil makanan yang tinggi protein purine seperti telur, daging merah, makanan laut dan organ internal termasuk lidah, hati, limpa dan sebagainya.

"Berbeda dengan pasien batu ginjal kalsium fosfat, pasien batu ginjal asam urat tidak bisa mengambil jus cranberry, sebaliknya hanya bisa minum air masak dan air campuran lemon," katanya sambil menambahkan, jus jeruk juga tidak baik untuk semua jenis batu ginjal.

Tambahnya, makanan yang mengandung kalsium organik seperti susu dan keju tidak mempengaruhi formasi batu ginjal.

"Ini sebenarnya bagus untuk pasien batu ginjal karena kalsium dalam saluran pencernaan mengikat oksalat dari makanan dan menyimpannya dari memasuki darah, dan kemudian saluran kencing di mana batu terbentuk.

"Suplemen kalsium apapun namun bertindak sebaliknya. Kalsium jenis ini dapat meningkatkan risiko batu ginjal, "tegas Muhilan.
Share:

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © Obat Penghancur Batu Ginjal
Privacy Policy | Terms Of Service | Disclaimer